Teruntuk Saudaraku Yang Sedang Dirundung Ujian….

UJIANWahai Saudaraku…
Resapilah sepucuk surat yang aku kirimkan ini, ia kuperuntukkan untukmu, dari seorang yang sedang diuji, untuk engkau yang sedang diuji jua…

Aku akan memberimu kabar mengenai apa yang telah kulalui dari pengalaman hidupku dari berbagai macam ujian yang terus menerus hingga hari ini, Alhamdulillah ‘ala kulli haal… Wa Na’udzu billahi min haali ahlin naar…

Sesungguhnya Allah tidaklah memilihkan satu takdirpun untukmu dan takdir itu sebagai keburukan bagimu, jika engkau belum mengetahui hikmah dan makna yang terkandung di dalamnya, sesungguhnya Allah maha bijaksana..maha pengasih… dan maha mulia

Bisa jadi datang suatu hari dimana Allah akan membukakan rahasia kepadamu kenapa ujian itu ditimpakan kepadamu, bisa pula ia tidak membukanya untuk melihat sejauh mana engkau berserah diri kepada-Nya..Sehingga engkau akan melihatnya sebagai gunung-gunung dari kebaikanmu di akhirat kelak kemudian ketika itu engkau akan mengangankan seandainya kehidupanmu semua adalah ujian…

Pada hari kiamat, dihadirkan seorang lelaki penghuni syurga yang paling sengsara semasa di dunia, setelah ia menikmati sedikit saja dari kenikmatan syurga kemudian ia ditanya: Apakah engkau pernah merasakan kesengsaraan? Iapun menjawab: Tidak demi Allah, aku belum pernah merasakan kesengsaraan sedikitpun… itulah kenikmatan syurga sebagai balasan dan pahala dari Allah yang dijanjikan untukmu..

Di dunia, masa-masa ujian akan berlalu secepat kilat yang kemudian akan berganti dengan masa-masa lapang dan keindahan setelah kesulitan tersebut, masa-masa sulit tinggal menjadi satu kenangan dari kenangan hidup …

Saudaraku yang kucintai karena Allah…
Engkau yang sedang dirundung ujian, Ingatlah…
Bahwa Allah tidak hanya mengujimu sendirian,tetapi menjadikan orang-orang pilihan dari makhluknya sebagai manusia yang paling berat ujiannya, yaitu para nabi dan para rasul. Apakah Allah ingin menyakiti mereka dengan ujian tersebut?!

Sebenarnya Allah sedang mengirimkan dengannya sebuah surat untukmu: Sesungguhnya ujian adalah bentuk kasih sayang bagaimanapun bentuknya, seandainya ia adalah siksaan, niscaya Allah tidak akan menimpakannya kepada para nabi dan rasulnya, apakah Allah menyakiti mereka dengan ujian tersebut?

Katalah sekarang juga: “Alhamdulillah”, Ulangi Lagi!! Kemudian ulang-ulang: “La haula wala quwwata illa billah”, Ulangi sekali lagi dan gerakan lisanmu dalam mengucapkannya!!

Mungkin engkau akan bertanya: Apakah kalimat-kalimat seperti ini dapat menenangkan kepedihan yang sedang diderita? Apakah kalimat-kalimat ini bermanfaat?

Aku katakan kepadamu: Benar, aku ingin mendengarkan engkau mengulang-ulang kalimat tersebut sekarang, tetapi: ada ujian yang tidak mungkin akan sirna kecuali dengan berjalannya masa dan memerlukan waktu yang lama, ujian tidak mungkin diangkat kecuali setelah hari-hari tersebut, dan tidak ada pilihan bagimu untuk menolak ketentuan Allah. Di hadapanmu hanya ada kesabaran, perkataanku sepertiini hanya sebagai penghibur bagimu dan membantumu bagaimana menghadapi beratnya ujian, yang suatu hari ia pasti akan diangkat darimu.

Aku ingatkan engkau dengan beberapa hal yang akan membantu meringankan bebanmu jika engkau melaziminya:

Bacalah Al Qur’an dengan bacaan cepat hingga bisa mencapai 5 juz setiap hari, niscaya engkau akan merasakan kebahagiaan..
Perbanyaklah sujud, karena sujud dan mengeluhkan aduanmu kepada Allah adalah sesuatu yang paling berpengaruh akan sirnanya ujian..
Perbanyaklah istighfar, karena dengan istighfar kebingungan akan sirna dan kesedihan menjadi hilang, jika ujian tersebut belum juga hilang maka sesungguhnya istighfar akan memberimu kekuatan dalam menghadapi ujian…
Perbanyaklah dari mengucapkan: La haula wala quwwata illa billah dan Inna lillahi wa innaa ilahi raaji’un..
Perbanyaklah shalat nafilah dan panjangkan sujudmu padanya…
Bersedekahlah setiap hari, karena sedekah akan menghanguskan kesalahan, menghilangkan kesusahan dan menjagamu dari bahaya-bahaya yang buruk..
Jangan biarkan waktu luangmu, sibukkanlah waktumu dengan kegiatan apa saja; Ibadah, kajian seperti baca buku dan selainnya, olah raga dan melakukan aktifitas fisik. Jalan kaki dan merangkak akan menghilangkan kebosanan dan menyegarkan jiwa, berolah-ragalah dan lakukan dengan serius sehingga tidak terbetik dalam pikiranmu selain mencari kesempatan untuk istirahat dan tidur…
Jangan sampai waktumu disia-siakan pada saat engkau sedang menghadapi ujian.. hal itu jangan sampai terjadi.. jangan pernah engakau sepelekan..
Jangan hidup menyendiri, bergaullah dengan orang lain, berbicaralah dengan mereka, keluarlah bersama mereka…
Berjalanlah jika hal itu dimungkinkan, jalan-jalan akan menenangkan jiwa dan melapangkan dada.. Melihat pemandangan baru akan menyegarkan pikiran dan melupakan kesedihan…

Inilah yang sanggup Aku tuliskan karena singkatnya waktu

Saudaramu Fillah
Kuharapkan doamu agar Allah menganugerahkan kesyahidan dan syurga Firdaus yang tinggi kepada saudaramu yang fakir ini …

 

Sumber : http://www.lasdipo.co

 

(Visited 119 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published.